Rancang dan Bangun Sistem Trading Anda

Pernahkah Anda mendengar tentang “Holy Grail Trading System”? Jika memasukkan kata kunci “forex trading systems” di mesin pencari Google, maka Anda akan melihat sejumlah orang yang mengklaim bahwa mereka sudah menemukan sistem trading forex yang dijamin tanpa cela. Pun, Anda bisa beli sistem tersebut dengan “beberapa” ribu dolar saja.

Mereka mengatakan bahwa sistem ini mampu menghasilkan ribuan pip per minggunya dan sama sekali tak pernah rugi saat trading. Sampai di sini, Anda mungkin tergoda untuk membeli sistem ini. Karena dengan janji menghasilkan ribuan pip tanpa gagal sekali pun, sudah pasti modal yang dikeluarkan untuk membeli sistem ini akan kembali dalam waktu singkat.

Nah, bagaimana kalau MRG Trade katakan, Anda bisa membuat sistem trading ini sendiri secara gratis! Syaratnya, Anda harus disiplin saat menerapkan strategi trading ini. Sanggup? Jika anda menjawab ya, maka anda bisa melanjutkan membaca artikel ini agar anda bisa membuat sistem Anda sendiri.

Tujuan dari pembuatannya ada dua pada dasarnya, yakni untuk mengidentifikasi adanya trend sedini mungkin, dan yang kedua menghindari terkena pergerakan harga yang volatile. Sebelum lanjut ke pembahasan, mari kita lihat terlebih dahulu seperti apa langkah-langkah menciptakan sistem ini.

6 langkah membuat sistem trading Anda sendiri

Pada dasarnya tidak sulit untuk membuat sebuah strategi dalam trading forex. Yang sulit adalah mengujinya secara ekstensif. Maka dibutuhkan kesabaran ekstra sampai Anda yakin bahwa sistem yang digunakan memang terbukti menguntungkan.

Langkah 1: tentukan time frame

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan termasuk tipe trader manakah Anda. Apakah Anda adalah seorang day trader, scalper, atau swing trader? Seberapa seringkah Anda melihat grafik di MT4? Beberapa menit sekali, beberapa jam sekali, sehari sekali, seminggu sekali? Hal-hal inilah yang menentukan jenis timeframe yang digunakan.

Langkah 2: cari indikator untuk mencari trend baru

Dalam hal mencari trend baru, banyak trader menggunakan indikator moving average. Umumnya, mereka akan menggunakan dua moving average dan menunggu terjadinya persilangan antara kedua moving average tersebut. Memang ada indikator lainnya yang bisa mengidentifikasi trend, namun moving average lah yang paling mudah digunakan.

Langkah 3: cari indikator untuk mengonfirmasi trend

Pentingnya mencari konfirmasi trend adalah untuk menghindari terkena trend palsu. Jadi, ketika misalnya saat melihat adanya persilangan indikator moving average, Anda bisa memastikan apakah benar sebuah trend baru memang sedang terbentuk. Beberapa indikator yang bisa digunakan untuk langkah ketiga ini adalah stochastic, MACD, dan RSI.

Langkah 4: tentukan berapa banyak kerugian yang bisa diterima

Sebagai trader, tentunya sama sekali tidak menyenangkan saat bicara kerugian. Pada kenyataannya, trader yang baik ialah yang mempertimbangkan berapa banyak kerugian yang berpotensi diterima sebelum bicara soal berapa banyak keuntungan yang ingin didapatkan. Pertimbangkan jumlah kerugian yang bisa ditoleransi dari sekali trading, untuk kemudian bisa ditutup oleh keuntungan dari trading berikutnya.

Langkah 5: tentukan di mana masuk dan keluar pasar

Ada trader yang langsung pencet tombol buy/sell begitu indikator-indikator yang digunakan menunjukkan sinyal yang sama. Namun ada juga yang menunggu sampai candle baru terbentuk. MRG Trade menyarankan untuk menunggu sampai candle baru terbentuk sebelum Anda memutuskan untuk masuk ke pasar.

Untuk keluar pasar, ada beberapa cara yang bisa anda gunakan. Yang pertama adalah menggunakan metode standar, yakni menentukan sendiri berapa keuntungan yang ingin anda dapatkan dengan memasukkan angka take profit. Yang kedua adalah dengan menggunakan trailing stop.

Langkah 6: catat aturan main sistem Anda

Setelah selesai menjalankan langkah pertama sampai ke lima, yang berikutnya adalah mencatat apa saja aturan-aturan yang terdapat dalam sistem yang sudah dibuat dan jangan pernah trading jika kondisi pasar tidak sesuai dengan aturan trading anda.

Inilah yang terpenting dalam membuat sistem trading. Jika yakin bahwa sistem Anda akan menguntungkan, maka tidak ada alasan untuk melanggar aturan tersebut, bukan? Mari kita lanjutkan dengan melihat contoh dari sistem yang mudah untuk dijalankan.

Sistem trading dengan 3 langkah mudah

Contoh sistem yang pertama ini menggunakan indikator moving average sebagai landasan untuk mencari kapan waktu yang tepat untuk buy dan kapan waktu untuk sell. Berikut langkah-langkahnya:

1. Trading setup

  • Gunakan time frame D1 atau daily chart
  • Gunakan simple moving average (SMA), masukkan angka period 5, apply to close
  • Gunakan simple moving average (SMA), masukkan angka period 10, apply to close
  • Gunakan stochastic (14, 3, 3)
  • Gunakan RSI (9)

2. Aturan trading

  • Indikator masuk pasar
    BUY jika SMA 5 memotong garis SMA 10 dari atas dan kedua garis stochastic sedang bergerak ke atas (jangan buy jika stochastic sudah masuk area overbought), pastikan juga jika RSI berada di atas garis 50. SELL jika SMA 5 memotong garis SMA 10 dari bawah dan kedua garis stochastic sedang bergerak ke bawah (jangan buy jika stochastic sudah masuk area oversold), pastikan juga jika RSI berada di bawah garis 50.
  • Indikator keluar pasar
    Tutup trading anda jika garis SMA 5 memotong garis SMA 10 dari arah yang berlawanan dengan indikator masuk pasar ATAU jika RSI kembali ke level 50. Pasang stop loss sebanyak 100 pips untuk berjaga-jaga.

Sistem ini sebenarnya cocok digunakan untuk berbagai jenis timeframe, tapi perlu diketahui bahwa semakin cepat timeframe yang digunakan. Maka, Anda akan makin banyak juga sinyal palsu yang muncul. Berikut ini uji-coba MRG Trade mengaplikasikan sistem ini ke dalam grafik MT4.

Menilik peraturan sistem yang sudah disebutkan sebelumnya, kita melihat bahwa ketiga indikator sudah memberikan sinyal BUY. Jangan lupa pasang stop loss untuk jaga-jaga kalau anda terkena fake signal. Jika anda tertib mengikuti peraturan sistem, maka selanjutnya kita akan melihat bagaimana kelanjutan dari trading ini.

Kedisiplinan pun berbuah manis! Anda mendapatkan banyak pips dalam sekali trading saja. Mudah bukan? Nah, untuk indikasi keluar pasar, cari kondisi di mana garis SMA kembali bersilangan dan indikator stochastic dan RSI mengindikasikan hal yang sama.

Anda mungkin berpikir bahwa sistem ini too easy to be true. Namun seperti itulah kenyataannya. Sistem yang menguntungkan tak perlu rumit-rumit! Dengan sistem yang sederhana seperti ini akan memudahkan anda untuk membaca setiap indikator dan mengartikan apa yang dikatakan indikator tersebut.

Berikutnya, MRG Trade akan membahas seperti apa pentingnya mencatat setiap kegiatan trading ada dalam jurnal. Klik tombol di bawah ini untuk langsung menuju artikel tersebut:

Pentingnya Jurnal Trading Bagi Seorang Trader Forex

MRG Trade

Recent Posts

Forex Signal 22 Mei 2020

NZDJPY Sell Stop 65.535 Stop Loss 66.191 Take Profit 63.997 AUDUSD Sell Stop 0.65119 ...…

5 days ago

Forex Signal 21 Mei 2020

GBPJPY Sell Stop 131.306 Stop Loss 131.907 Take Profit 130.706 GBPUSD Sell Stop 1.21494 ...…

6 days ago

Jam Operasional Perayaan Idul Fitri 1441 H

Sehubungan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, maka MRG Trade akan beroperasi sesuai waktu…

7 days ago

Forex Signal 19 Mei 2020

USDJPY Buy Stop 108.189 Stop Loss 107.500 Take Profit 109.229 The post Forex Signal 19…

1 week ago

Forex Signal 15 Mei 2020

NZDJPY Buy Stop 64.715 Stop Loss 64.095 Take Profit 65.335 USDCAD Sell Stop 1.40258 ...…

2 weeks ago

Forex Signal 14 Mei 2020

NZDJPY Sell Stop 63.475 Stop Loss 64.095 Take Profit 62.855 GBPJPY Sell Limit 131.306 ...…

2 weeks ago